Chief Resilience Officer (CRO)


Purnomo Dwi Sasongko merupakan ketua tim CRO Kota Semarang bertanggung jawab kepada walikota dan program 100RC terhadap seluruh aktivitas program, mengkoordinasikan program ini kepada seluruh pihak yang terkait dan melaporkan kepada pemerintah kota mengenai proses dan hasil dari program 100RC ini. Saat ini beliau juga memegang jabatan Sekretaris Bappeda Kota Semarang. Aktif di bidang Perencanaan Kota dan juga memiliki ketertarikan mendalam pada isu climate change, khususnya yang terjadi di Kota Semarang.


Wiwandari Handayani atau biasa disapa dengan panggilan Wiwiek bertindak selaku Technical Coordinator tim CRO. Ia bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas program terkait konten teknis, serta merupakan focal point untuk melaksanakan seluruh aktivitas program ini. Sehari-harinya ia aktif sebagai tenaga pengajar dan peneliti di jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota UNDIP dan memiliki pengalaman kerja terkait Perencanaan Perkotaan dan Wilayah selama 15 tahun.


Mega Anggraeni selaku communication officer di Tim CRO, bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan segala bentuk aktivitas program termasuk mengembangkan strategi media dan komunikasi. Saat ini ia aktif sebagai manajer tim IUCCE (Initiative for Urban Climate Change and Environment). Ia memiliki 3 tahun pengalaman di bidang manajemen lingkungan.


Luthfi Eko Nugroho selaku technical assistant tim CRO, bertanggung jawab untuk melakukan tugas terkait dengan materi strategi ketahanan kota meliputi investigasi awal, pengumpulan data, pengolahan dan analisa data serta pembuatan dokumen strategi ketahanan kota bersama dengan technical coordinator. Saat ini ia bekerja sebagai staf sub bidang Perencanaan Ruang dan Lingkungan Hidup, Bappeda Kota Semarang. Luthfi memiliki 8 tahun pengalaman kerja di bidang perencanaan kota.