Kolaborasi dengan PMI Dukung Semarang Tangguh

By March 6, 2017 No Comments
Berita
Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti meluncurkan program koalisi kemitraan Semarang Tangguh dengan PMI

Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti meluncurkan program koalisi kemitraan Semarang Tangguh dengan PMI

Semarang, 4 Maret 2017 – American Red Cross, Global Disaster Preparedness Center, dan USAID bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang meluncurkan program koalisi kemitraan Semarang Tangguh. Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan pelaksana utama kegiatan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Sudah sejak tahun 2013, Kota Semarang tergabung dalam jejaring 100 Kota Berketahanan (100 Resilient Cities) yang didanai oleh the Rockefeller Foundation.

Pada tahun 2016 lalu,  Kota Semarang meluncurkan dokumen strategi ketahanan kota yang berisi 53 inisiatif dari 6 pilar, yaitu: Air dan Energi Berkelanjutan, Peluang Ekonomi Baru, Kesiapsiagaan Akan Risiko Bencana dan Wabah Penyakit, Mobilitas Terpadu, Informasi Publik dan Tata Pemerintahanan yang Transparan, dan SDM Berdaya Saing. Strategi Ketahanan Kota Semarang membantu kota untuk beradaptasi dengan dinamika yang ditimbulkan dari perkembangan baik dari segi infrastruktur, penduduk, dan juga ekonomi.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita ini menyebutkan bahwa predikat itu memang membanggakan. Namun hal ini pasti akan menimbulkan tanda tanya mengenai kriteria tangguh. “Semarang Kota Tangguh? Tangguh sebelah mana? Kami menyikapi sebagai kota yang harus lebih tangguh dibanding sebelumnya,” katanya.

Saat ini, kota-kota di dunia memiliki permasalahan yang hampir sama. Macet, banjir, pengangguran, kekurangan air dan masih banyak lagi. Dalam melihat persoalan itu, Semarang menempatkan aspek kapasitas sebagai strategi ketahanan. Seluruh intervensi negara dalam permasalahan warganya bertumpu pada peningkatan kapasitas. Masyarakat harus memperoleh informasi mengenai apa yang terjadi di kota Semarang sehingga dapat lebih siap dan lebih tangguh.

Lebih lanjut, Bambang Kristiono seksi pelayanan publik di PMI Kota Semarang mengatakan, “Kerja sama dengan Semarang Tangguh ini untuk masyarakat Kota Semarang, dengan agenda yang mencakup kebencanaan, yang di bantu dengan BPBD Kota Semarang, Basarnas dan relawan yang siap menolong, selain itu, kesehatan, pendidikan dan pembangunan fisik juga menjadi agenda ke depannya,” ujarnya.

Koalisi kemitraan Semarang Tangguh dengan PMI berlangsung selama lima tahun. Tentunya dukungan sedulur-sedulur diperlukan untuk terus mendorong terwujudnya Semarang Tangguh.

*Dokumentasi: Fanpage Semarang Tangguh

Leave a Reply